FARMAKOGNOSI RPS 4
identitas simplisia ini masuk kedalam parameter spesifik dimana parameter identitas simplisia meliputi nama latin tumbuhamn, bagian tumbuhan yang digunakan, dan nama daerah dari tumbuhan. penentuan parameter ini dilakukan untuk memberikan identitas objektif dari nama dan spesifik dari senyawa identitas. ukuran serbuk simplisia terbagi menjadi serbuk sangat kasar, kasar, agak kasar, halus dan sangat halus. metode uji simplisia juga terbagi menjadi dua yaitu secara mikroskopik dan makroskopik.
LINK VIDEO :
https://youtu.be/xVskB0NCgw4
(temukan saya pada menit 00:00)
Victoria Benny Wijaya (penyaji)
Milda Rahayu (pembahas)
Ade Juwita (pembahas)
Ade Yolanda Putri (pembahas)
Septi Hariyani (penyaji)
berdasarkan video, Victor menjelaskan tentang derajat kehalusan simplisia yang terbagi menjadi serbuk yang sangat kasar, kasar, agak kasar, halus, dan sangat halus, nah pertanyaannya mengapa suatu simplisia memiliki tingkat kehalusan yang berbeda apakah derajat kehalusan tersebut dapat mempengaruhi kerja simplisia tersebut?
BalasHapusbegini, tinkgat kehalusan yang dimaksudkan ini serbuk yang dibuat dari simplisia tersebut bukan tingkat kehalusan dari simplisianya. mengenai pengaruhnya terhadap daya kerja dari simplisia maka setiap ukuran serbuk pastinya ada tujuan dan fungsinya masing-masing
Hapuslalu di video victor juga menjelaskan bahwa metode Makroskopis dan mikroskopis merupakan cara untuk mengidentifikasi simplisia baik tunggal maupun campuran nah pertanyaannya jika suatu simplisia dalam bentuk campuran bagaimana cara melakukan pengamatannya?
BalasHapuscara dalam pengamatan ini intinya makroskopik dan mikroskopik dan untuk pengamatan dari simplisia campuran ini maksudnya itu suatu simplisia yang sudah dicampurkan dengan hal lainnya jadi untuk pengamatannya sendiri sama saja
Hapussetelah melakukan uji simplisia kita dapat mengetahui bagaimana simplisia yg baik dan tidak baik untuk digunakan, pertanyaan nya bagaimana ciri atau karakteristik dari simplisia yang baik ?
BalasHapus